DAMPAK DARI PERSISTENT ORGANIC POLLUTANTS (POPS) TERHADAP LINGKUNGAN DAN KESEHATAN MASYARAKAT

  • Syailatussuraya M
N/ACitations
Citations of this article
50Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Persistent Organic Pollutants (POPs) merupakan senyawa organik yang dapat bertahan lama di lingkungan (persistent) serta mempunyai sifat toksik bagi makhluk hidup. Jika senyawa ini dikonsumsi terus-menerus oleh masyarakat, maka akan menimbulkan masalah serius yang memiliki dampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan. Pada artikel review ini, dibahas dampak yang disebabkan oleh POPs terhadap lingkungan dan kesehatan. Metode yang digunakan yaitu metode naratif. Teknik pengumpulan data secara kajian literatur dilakukan secara luas menggunakan search engine, yaitu Google Scholar, ScienceDirect, dan American Chemical Society. Pada lingkungan, senyawa ini dapat menyebabkan pemanasan global, perubahan iklim, perubahan penggunaan lahan akibat emisi pestisida organoklorin, perubahan ekologis, dan lain-lain. Dampak lain juga dapat ditimbulkan terhadap kesehatan, seperti kanker, obesitas, penyakit reproduksi dan neurologis, diabetes, dan lain-lain. Oleh karena itu, akademisi dan ilmuwan harus mengevaluasi lebih lanjut model yang berbeda untuk menentukan berbagai aspek POPs sehingga senyawa ini di masa depan dapat diturunkan risiko-risiko berbahaya yang ditimbulkannya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Syailatussuraya, M. S. (2023). DAMPAK DARI PERSISTENT ORGANIC POLLUTANTS (POPS) TERHADAP LINGKUNGAN DAN KESEHATAN MASYARAKAT. Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia Dan Ilmu Kimia, 6(2), 105. https://doi.org/10.31602/dl.v6i2.11357

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free