STUDI PUSTAKA:"PENERAPAN PRAKTEK GANTI RUGI DITINJAU DARI FATWA DEWAN SYARI'AH NASIONAL MUI NOMOR 43/DSN-MUI/VLII/2004 TENTANG GANTI RUGI (TA'WIDH)"

  • Azzahra F
  • Ardy Firdauz M
  • Nashrullah N
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
23Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh manaimplementasi Fatwa DSN MUI No: 43/DSN-MUI/2004 tentang ta’widhpada objek-objek penelitian sebelumnya. Metode yang digunakan dalampenelitian ini adalah metode tinjauan pustaka. Penelitian ini menggunakanpendekatan kualitatif terhadap 17 artikel termasuk jurnal dan skripsi.Peneliti memperoleh data sekunder pada platform Google Scholar. Hasilpenelitian yang dilakukan oleh peneliti terhadap 17 artikel berupa jurnal danskripsi dengan menggunakan metode literatur review, bahwa masih banyakobjek penelitian terdahulu yakni sebanyak 11 artikel yang tidak sesuai fatwaDSN-MUI terutama terhadap praktek ganti rugi (ta’widh) yang telahditentukan fatwa dan kebanyakan ketidaksesuaian penerapan yaitu besarnilai kerugian ditentukan pada awal akad yangg seharusnya menurutketentuan fatwa tentang ta’widh tidak diperbolehkan. Sedangkan hanya 5artikel yang sudah menerapkan sesuai dengan fatwa dan 1 artikel yangmasih samar-samar karena berdasarkan wawancara yang dilakukan penelititerdahulu terdapat jawaban yang berbeda-beda dari narasumber,ada yangmengatakan telah sesuai dan juga tidak sesuai fatwa. Simpulan hal yangperlu diperhatikan bahwa masih banyak objek penelitian berdasarkan artikelterdahulu yang ditemukan oleh penulis yang belum menerapkan ganti rugi(ta’widh) sesuai dengan ketentuan fatwa DSN MUI Nomer 43/DSNMUI/VIII/2004. Walaupun studi kasus artikel yang dominan membahastentang ta’widh yaitu pada LKS, namun penerapaan berdasarkan fatwamasih banyak yang tidak sesuai.Kata kunci: Fatwa No: 43/DSN-MUI/2004, Ta’widh, Studi pustaka

Cite

CITATION STYLE

APA

Azzahra, F., Ardy Firdauz, M. H., Nashrullah, N., & Kurnia, S. (2024). STUDI PUSTAKA:"PENERAPAN PRAKTEK GANTI RUGI DITINJAU DARI FATWA DEWAN SYARI’AH NASIONAL MUI NOMOR 43/DSN-MUI/VLII/2004 TENTANG GANTI RUGI (TA’WIDH)". Accounting Research Journal, 2(1), 43–59. https://doi.org/10.56244/accrual.v2i1.742

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free