Abstract
Bahasa Indonesia merupakan bahasa resmi negara Indonesia yang digunakan sebagai komunikasi dalam keseharian. Sedangkan al-Quran yang diturunkan oleh Allah kepada Nabi Muhammad menggunakan bahasa Arab, maka al-Quran sebagai pedoman umat Islam harus dipelajari di pendidikan Islam dan termasuk di madrasah diniyah al-Quran. Madrasah Diniyah Raudhatul Jannah Singosari merupakan lembaga pendidikan Islam yang pembelajaran al-Quran masih terfokus pada kemampuan membaca, maka harus mengembangkan pembelajaran terjemah al-Quran dengan metode An-Nashr yang dapat memberikan kemampuan mengetahui arti setiap kata dan ayat al-Quran yang dibaca. Tujuan tersebut dapat tercapai dengan dilaksanakannya pendampingan pembelajaran al-Quran metode An-Nashr dengan langkah perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran. Hasil pendampingan bahwa pembelajaran terjemah al-Quran dengan metode An-Nashr sangat mudah dilaksanakan bagi peserta didik yang telah memiliki kemampuan membaca al-Quran, serta memberikan keterampilan kepada peserta didik untuk dapat menterjemahkan arti setiap kata dan ayat dalam al-Quran yang selanjutnya menjadi modal untuk memahami kandungan isi al-Quran. Sehingga sangat penting bagi lembaga pendidikan al-Quran untuk mengajarkan terjemah al-Quran dengan metode An-Nashr agar fokus pembelajaran tidak hanya membaca al-Quran saja, tetapi juga memahaminya.
Cite
CITATION STYLE
A. Qomarudin. (2023). Pendampingan Pembelajaran Terjemah Al-Quran Metode An-Nashr di Madrasah Diniyah Raudhatul Jannah Singosari Kabupaten Malang. Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 1–11. https://doi.org/10.51339/khidmatuna.v4i1.847
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.