Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji model akuntabilitas masjid dan hubungannya dengan budaya organisasi dan pembelajaran organisasi. Data penelitian ini dikumpulkan terhadap 60 masjid yang berlokasi di kota Padang. Hasil penelitian ini menemukan bahwa akuntabilitas „keatas‟ tidak berpengaruh signifikan terhadap budaya organisasi, yang mengimplikasikan bahwa lemahnya tuntutan donatur terhadap akunta- bilitas pengelolaan dana oleh manajemen masjid. Hal ini mungkin di- sebabkan oleh keyakinan spiritual yang dimiliki oleh donatur, bahwa apapun yang diniatkan oleh donatur untuk kemakmuran masjid akan mendapat pahala dari Allah SWT terlepas dari bagaimana pengurus masjid mengelolanya. Penjelasan lainnya adalah karena kaburnya batas dan sekat dalam mengelompokkan antara donatur, pengurus, dan ja- maah, karena dalam suatu masjid seorang donatur pada saat yang sama juga merupakan seorang jamaah dan begitu juga sebaliknya. Akuntabi- litas „kebawah‟ juga menunjukkan hasil yang tidak signifikan berpenga- ruh terhadap budaya organisasi, hal ini mengimplikasikan rendahnya sikap akuntabilitas pengurus masjid terhadap jamaah. Hanya akuntabilitas „ke dalam‟ berpengaruh signifikan terhadap budaya organisasi, yang mengindikasikan tingginya rasa tanggungjawab pengurus masjid terhadap sesama staf dalam menjaga visi dan misi masjid.
Cite
CITATION STYLE
Siskawati, E., -, F., & Surya, F. (2015). Model Akuntabilitas Organisasi Non Profit pada Masjid. Vol.1 No.1, 1(1), 29. https://doi.org/10.18382/jraam.v1i1.11
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.