POLIKULTUR RAJUNGAN (Portunus pelagicus), UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei ), IKAN BANDENG (Chanos chanos), DAN RUMPUT LAUT (Gracilaria sp.) DI TAMBAK

  • Suharyanto S
N/ACitations
Citations of this article
18Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan data dan informasi tentang sintasan dan produksi rajungan, udang vaname, ikan bandeng, dan rumput laut yang dipelihara secara polikultur di tambak. Penelitian ini dilaksanakan di Instalasi Tambak Percobaan Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau, Marana-Maros selama 105 hari. Tambak yang digunakan berukuran 25 m x 10 m/250 m2 dengan kedalaman 100 cm. Rajungan yang ditebar berukuran bobot 0,05 g sebanyak 500 ind., udang vaname dengan bobot 0,009 g sebanyak 1.000 ind., ikan bandeng berbobot 25 g sebanyak 50 ind., sedangkan rumput laut sebanyak 25 kg. Selama pemeliharaan diberikan pakan ikan rucah (Clupea sp.) dengan dosis 15% dari total biomass per hari. Sampling dilakukan pada awal dan akhir percobaan. Data yang diperoleh dibahas secara deskriptif. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa sintasan dan produksi rajungan masing-masing adalah 32,6% (18 kg), udang vaname 70% (10 kg), ikan bandeng 100% (30 kg), dan rumput laut 125% (36,25 kg).

Cite

CITATION STYLE

APA

Suharyanto, S. (2008). POLIKULTUR RAJUNGAN (Portunus pelagicus), UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei ), IKAN BANDENG (Chanos chanos), DAN RUMPUT LAUT (Gracilaria sp.) DI TAMBAK. Media Akuakultur, 3(2), 107. https://doi.org/10.15578/ma.3.2.2008.107-113

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free