RESORT BERBASIS KAWASAN KONSERVASI

  • Grimaldy G
  • Sutisna S
N/ACitations
Citations of this article
9Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Di era kota metropolitan yang terus terjadi pembangunan di segala hal yang tak terhentikan ini, dampak negatif mulai bermunculan, daerah-daerah yang harusnya di pertahankan pun habis bila kepentingannya tidak di anggap penting lagi,peraturan tentang daerah konservasi telah dibuat namun tetap tidak memberhentikan laju pengembangan tersebut. Daerah hijau yang menjadi paru-paru kota metropolitan pun sedikit demi sedikit habis menunggu waktu. Selain habisnya paru-paru kota, masyarakat sekitar baru menyadari bahwa pentingnya ruang hijau untuk melegakan pikiran,dengan sifat masyarakat kota yang memiliki mobilitas tinggi terhadap pekerjaaan,kurangnya hiburan untuk refreshing sangatlah kurang. Dari masalah-masalah yang di temukan penulis,proyek ini penulis usulkan,yaitu tentang Daerah Konservasi Berbasis Resort. Konservasi mangrove pun menjadi pilihan utama karena dilihat dari sejarahnya,hutan mangrove yang sebenarnya memiliki banyak manfaat akan habis jika tidak di konservasi yang dapat menghilangkan paru-paru kota ini.  Pemecahan masalah terhadap rusaknya ekosistem mangrove pun di akali dengan kegiatan konservasi yang harus di dukung oleh berbagai pihak,dari pemerintah,swasta,masyarakat kota jakarta sampai unit terkecil,yaitu masyarakat daerah sekitar.

Cite

CITATION STYLE

APA

Grimaldy, G., & Sutisna, S. (2019). RESORT BERBASIS KAWASAN KONSERVASI. Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa), 1(1), 129. https://doi.org/10.24912/stupa.v1i1.3975

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free