Dukungan Psiko-Spiritual PROLANIS melalui Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) pada Kelompok Penderita Diabetes Mellitus

  • Dewi I
  • Jami’at Nugraha N
  • Pujiastuti E
N/ACitations
Citations of this article
26Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Diabates Mellitus (DM) merupakan penyakit paliatif karena membutuhkan perawatan jangka panjang dan komprehensif. Dampak penyakit DM bukan hanya pada fisik, namun juga pada aspek psikologis atau mental dan spiritual, seperti cemas, stress dan depresi. Pemerintah mengupayakan penanganan penyakit DM ini melalui PROLANIS (program penanggulangan penyakit kronis) di PUSKESMAS. Salah satu PUSKESMAS yang menjalankan program ini adalah Kujangsari Kota Bandung, dengan peserta PROLANIS sebanyak 74 orang, namun keaktifan peserta berkisar antara 20 s.d 43 orang tiap bulannya. Program yang dilaksanakan adalah pendidikan kesehatan tentang diet, senam diabetes serta pengukuran kadar gula darah, intervensi dukungan psiko-spiritual belum termasuk ke dalamnya. Intervensi dukungan untuk kesehatan psiko-spiritual dilakukan melalui latihan Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) pada peserta PROLANIS DM, dan terbukti mampu menjadi salah satu terapi self help, dengan adanya penurunan level cemas, dari rata-rata sedang dan berat (36%) menjadi didominasi oleh cemas ringan (74%).

Cite

CITATION STYLE

APA

Dewi, I. P., Jami’at Nugraha, N., & Pujiastuti, E. (2023). Dukungan Psiko-Spiritual PROLANIS melalui Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) pada Kelompok Penderita Diabetes Mellitus. Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(4). https://doi.org/10.30651/aks.v7i4.10682

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free