Abstract
Kurangnya inovasi dalam proses pembelajaran seperti rendahnya penggunaan model dan media yang mampu mengedepankan peran siswa secara aktif dalam pembelajaran, menyebabkan hasil belajar IPA siswa sekolah dasar cenderung rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan dari model pembelajaran group investigation berbantu media puzzle board terhadap hasil belajar IPA materi alat pencernaan manusia kelas V SD. Sehingga jenis penilitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan model pre experimental design bentuk one group pretest-posttest. Populasi penelitian adalah siswa kelas V yang berjumlah 22 siswa. Penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh sehingga semua anggota populasi dijadikan sebagai sampel. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan tes. Teknik analisis data peneliti menggunakan uji normalitas awal, uji normalitas akhir, dan uji hipotesis (uji t). Berdasarkan hasil perhitungan dapat diketahui bahwa nilai rata-rata posttest > pretest yaitu 72,5 > 60,5. Diperkuat dengan hasil perhitungan hipotesis dengan menggunakan uji t diperoleh thitung > ttabel yaitu 6,723 > 2,080 pada taraf signifikansi 5%, maka Ha diterima. Dari hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran group investigation efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar IPA materi alat pencernaan manusia pada siswa kelas V SD.
Cite
CITATION STYLE
Hanifah, A., Mudzanatun, M., & Sukamto, S. (2020). Keefektifan Model Pembelajaran Group Investigation Berbantu Media Puzzle Board Terhadap Hasil Belajar IPA. Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru, 3(3), 443. https://doi.org/10.23887/jippg.v3i3.29244
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.