Landasan Sosiologis Dalam Pengembangan Kurikulum Sebagai Persiapan Generasi yang Berbudaya Islam

  • Latifa M
  • Arifmiboy A
N/ACitations
Citations of this article
285Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pendidikan Agama Islam mengantarkan manusia berhubungan dengan Tuhan (Hablum mina Allah), untuk dapat sampai pada hubungan Tuhan, manusia haruslah menjalin hubungan yang baik sesama manusia terlebih dahulu. Dalam menjalin hubungan kemasyarakatan (hablum minannas) manusia tentunya memiliki keilmuwan dan integritas yang baik dalam memahami ajaran Islam. Ajaran Islam yang merupakan ajaran tentang tatanan yang baik dan benar. Metode penelitian menggunakan metode studi kepustakaan karena mengumpulkan banyak fakta dan data yang bersumber dari buku, jurnal, internet, dan literatur tertulis lainnya sebagai landasan penulisan studi kepustakaan ini juga metode pengumpulan data dengan pencarian informasi melalui buku, koran dan literatur lain untuk menyusun teori.  Mewujudkan pendidikan Islam berbasis sosiologi pendidikan di lingkungan sekolah merupakan suatu wujud bentuk anjuran kegiatan, mengingat di dalamnnya terkandung nilai keseimbangan wawasan tentang pemahaman hablum minallah (hubungan baik dengan Allah SWT) yang disandingkan dengan pemahaman hablum minannas (hubungan baik dengan manusia). Oleh karena itu, persiapan generasi yang berbudaya Islam dapat kita laksanakan salah satunya melalui landasan sosiologi dalam pengembangan kurikulum.

Cite

CITATION STYLE

APA

Latifa, M., & Arifmiboy, A. (2023). Landasan Sosiologis Dalam Pengembangan Kurikulum Sebagai Persiapan Generasi yang Berbudaya Islam. ANTHOR: Education and Learning Journal, 2(5), 676–683. https://doi.org/10.31004/anthor.v1i5.220

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free