Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana respons generasi muda Indonesia terhadap budaya populer dan mencoba mengurai seberapa pengaruh platform media sosial sebagai sarana dipromosikannya budaya populer, agar bisa dimanfaatkan untuk menanamkan nila-nilai budaya pada generasi muda. Penelitian ini menggunakan dua konsep budaya populer, yaitu budaya populer sebagai produk yang berpengaruh dalam membentuk generasi muda menjadi bagian individu konsumerisme yang menegasikan esensi dan budaya populer sebagai sarana yang dapat dimanfaatkan untuk mengkampanyekan nilai-nilai kebudayaan lokal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang pengumpulan datanya dilakukan dengan cara observasi, wawancara mendalam dan diskusi bersama para informan. Informan dalam penelitian ini merupakan generasi muda yang sedang melaksanakan studi di Jabodetabek dan sering menggunakan media sosial. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa budaya populer memiliki dampak signifikan pada identitas pemuda, menggambarkan bagaimana mereka melihat diri mereka sendiri dan dunia di sekitar mereka. Pemuda merespons budaya populer dengan cara yang kompleks, sering kali mengadopsi, menolak, atau mereinterpretasi elemen-elemen budaya tersebut dan media sosial juga memiliki pengaruh yang cukup signifikan dalam membentuk persepsi generasi muda perihal penegasan nilai-nilai kebudayaan. Studi ini memberikan wawasan berharga bagi pengambil kebijakan, pendidik, dan peneliti yang tertarik untuk memahami peran budaya populer dalam membentuk generasi muda dan masa depan budaya sebagai penguatan identitas lokal dalam rangka meneguhkan identitas nasional.
Cite
CITATION STYLE
Rahim, Abd. W. A. (2024). Dominasi Budaya Populer: Penguatan Nilai-Nilai Budaya Melalui Pemanfaatan Media Sosial. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 18(4), 2364. https://doi.org/10.35931/aq.v18i4.3530
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.