Abstract
Bunga matahari merupakan komoditi yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai bahan baku penghasil minyak nabati karena mengandung vitamin E yang cukup tinggi. Tanaman ini memiliki daya adaptasi yang luas serta membutuhkan daerah dengan sinar matahari penuh. Diperlukannya suatu informasi mengenai kesesuaian varietas dengan kondisi spesifik suatu lokasi, diketahui bahwa tidak semua varietas mampu untuk tumbuh dan berkembang optimal pada berbagai agroekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi perihal varietas yang adaptif pada lahan bukaan baru di dataran tinggi Alahan Panjang (1620 mdpl) berdasarkan pertumbuhan dan hasil yang dicapai. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan April - November 2021 di Alahan Panjang, Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat. Rancangan percobaan yang digunakan ialah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 kelompok dan 5 taraf perlakuan varietas bunga matahari (IPB BM 1, Ring of fire, Russian mammoth, Hoppy black dye, Black russian dan Kanigara). Varietas Russian mammoth, Ring of fire dan Hopi black dye memiliki pertumbuhan yang lebih baik dibanding tiga varietas lainnya, namun berdasarkan hasil varietas Russian mammoth dan Ring of fire memiliki bobot biji / tanaman terbaik yakni 27,17 g dan 24,57 g. Sedangkan untuk karakter 100 biji, varietas Russian mammoth dan Black russian memiliki hasil yang terbaik yaitu 5,91 g dan 5,26 g, sehingga varietas - varietas tersebut memiliki peluang untuk dikembangkan lebih lanjut.Kata kunci : Adaptif, Bunga matahari, Dataran tinggi, Lahan tidur
Cite
CITATION STYLE
Ramadhan, N., Martinsyah, R. H., & Jamsari, J. (2022). PERTUMBUHAN DAN HASIL 6 VARIETAS BUNGA MATAHARI (Helianthus annus L.) PADA LAHAN BUKAAN BARU DI DATARAN TINGGI ALAHAN PANJANG. JURNAL GALUNG TROPIKA, 11(1), 45–52. https://doi.org/10.31850/jgt.v11i1.870
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.