THE RELATIONSHIP BETWEEN SEDENTARY LIFESTYLE AND BLOOD GLUCOSE LEVELS IN NURSING STUDENTS

  • Chriswinda Bura Mare A
  • Prasetiani A
N/ACitations
Citations of this article
129Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

AbstrakGaya hidup sedentari biasa dikenal dengan malas gerak memiliki dampak yang sangat serius bagi kesehatan. Salah satupenyakit yang dapat diakibatkan dari gaya hidup sedentari adalah diabetes mellitus yang ditandai dengan tinggi kadar guladarah. Mahasiswa Keperawatan menghabiskan sebagian besar aktivitas dan waktunya dengan duduk ataupun berbaring.Tujuan penelitian adalah mencari hubungan antara gaya hidup sedentari dengan kadar gula darah mahasiswa keperawatan.Desain penelitian adalah cross sectional dengan jumlah subjek adalah 100. Gaya hidup sedentari diukur dengan TheAdolescent Sedentary Activity Questioner. Gula darah diukur dengan alat glucometer. Analisis data menggunakan ujikorelasi Pearson. Hasil analisis yaitu p = 0,002 (p<0,05) yang menunjukkan bahwa korelasi antara gaya hidup sedentaridan gula darah mahasiswa keperawatan bermakna. Semakin tinggi gaya hidup sedentari maka semakin tinggi nilai guladarah mahasiswa keperawatan. Mengurangi perilaku sedentari dan meningkatkan aktivitas fisik dapat mengurangi risikopenyakit tidak menular khususnya diabetes mellitus.Kata Kunci: gaya hidup sedentari, gula darah, mahasiswa

Cite

CITATION STYLE

APA

Chriswinda Bura Mare, A., & Prasetiani, A. G. (2022). THE RELATIONSHIP BETWEEN SEDENTARY LIFESTYLE AND BLOOD GLUCOSE LEVELS IN NURSING STUDENTS. JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI), 7(2), 128–132. https://doi.org/10.51143/jksi.v7i2.367

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free