Abstract
Kopi dikenal sebagai salah satu minuman penikmat yang disukai oleh masyarakat Indonesia. LPPM USU berkoordinasi dengan FK USU melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat Desa Binaan sejak bulan Mei 2020 hingga Oktober 2020 dengan metode Pelatihan dan Fokus Grup Diskusi (FGD) pada kelompok petani kopi di Desa Telagah, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Diidentifikasi, pengetahuan dan keterampilan budidaya kopi pada fase vegetatif dan generatif masih terbatas. Alternatif pemecahan masalah dilakukan dengan pelatihan tipe tanah dan kesesuaian lahan, budidaya kopi serta pengendalian hama terpadu dilakukan pada petani untuk meningkatkan produktivitas kopi. Penggunaan Yellow Sticky Trap/YST (likat kuning), Sweep Net (jaring sapu), dan aplikasi pestisida nabati/pesnab (kulit kopi, daun pepaya, bawang putih) merupakan cara strategi efektif dalam Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Lima jenis hama dominan, Hypothalamus hampei, Planococcus citri, Stephanoderes hampei, Xylosandrus morigerus, Zeuzera coffeae diturunkan populasinya dengan cara kultur teknis, penggunaan mikroorganisme, musuh alami, dan pesnab. Pelatihan petani kopi yang dilakukan diharapkan akan mendukung perkembangan komoditas tanaman unggulan di Telagah, Langkat, Sumatera Utara.
Cite
CITATION STYLE
Ameilia Zuliyanti Siregar, Kemala Sari, & Irsal. (2021). Pelatihan Petani Kopi Di Desa Telagah, Kec. Sei Bingei, Kab. Langkat, Sumatera Utara. Talenta Conference Series: Local Wisdom, Social, and Arts (LWSA), 4(1). https://doi.org/10.32734/lwsa.v4i1.1153
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.