UJI EFEKTIVITAS MADU KONSENTRASI 50% DAN 100% DIBANDINGKAN DENGAN POVIDONE IODINE TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA SAYAT PADA MENCIT (MUS MUSCULUS)

  • Nasution M
  • Muslimdjas Y
N/ACitations
Citations of this article
44Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Luka adalah terputusnya kontinuitas jaringan karena cedera atau pembedahan. Untuk mempercepat penyembuhan luka secara medis bisa dioles preparat antibiotik atau gel penutup luka salah satunya adalah povidone iodine 10%. Namun bahan tersebut ber-efek samping dan kurang ekonomis. Sehingga diperlukan alternatif yang lebih murah dan mudah didapat, salah satunya dengan pemberian madu. Efek madu seperti keasaman, efek osmotic, efek kimia,  dan aktivitas antimikroba merupakan sumber utama dalam penyembuhan luka. Tujuan:  Untuk membuktikan efektivitas perawatan luka menggunakan madu 50% dan 100% terhadap penyembuhan luka sayat dibandingkan dengan povidone iodine 10%  Metode: Penelitian eksperimen murni laboratorium. Sebanyak 3 kelompok diberi perlakuan selama paling lama 14 hari dan satu kelompok tidak diberi perlakuan. Hasil: Kelompok Madu 100% ada perbedaan yang signifikan terhadap kelompok povidone iodine 10% sedangkan kelompok madu 50% tidak ada perbedaan yang signifikan terhadap kelompok povidone iodine 10%. Kesimpulan: Pemberian Madu 100% lebih efektif dalam menyembuhkan luka sayat dibandingkan dengan pemberian madu 50% dan povidone iodine 10%.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nasution, M. F. W., & Muslimdjas, Y. (2021). UJI EFEKTIVITAS MADU KONSENTRASI 50% DAN 100% DIBANDINGKAN DENGAN POVIDONE IODINE TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA SAYAT PADA MENCIT (MUS MUSCULUS). JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia, 8(3), 47–53. https://doi.org/10.53366/jimki.v8i3.237

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free