Konsep Pendidikan Hafidz Qur’an pada Anak Usia Dini

  • Islamiah F
  • Fridani L
  • Supena A
N/ACitations
Citations of this article
267Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan perspektif dan paradigma baru bagi masyarakat tentang konsep pendidikan hafidz Qur’an pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi. Wawancara dan observasi dilakukan  untuk meninjau lebih dalam tentang pembelajaran dan pengalaman yang diterapkan oleh orangtua serta sisi kehidupan anak yang menghafal Al-Qur’an sejak dini. Subyek penelitian ini adalah orang tua dari Hilya Qonita, juara 1 program hafidz Indonesia RCTI 2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak usia dini mampu untuk menghafal Al-Qur’an 30 juz apabila diberikan stimulasi oleh orang tua sejak bayi bahkan sejak dalam kandungan. Peran dan teladan orang tua sangat menentukan keberhasilan anak dalam menghafal Al-Qur’an. Hasil penelitian ini memberikan perspektif baru bahwa Al-Qur’an memberikan keberkahan bagi orang tua dan anak. Anak yang didahulukan dengan ilmu Al-Qur’an lebih mudah untuk menguasai ilmu lainnya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Islamiah, F., Fridani, L., & Supena, A. (2019). Konsep Pendidikan Hafidz Qur’an pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 30. https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i1.132

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free