Kebhinekaan, Kewargaan, dan Multikulturalisme

  • Qodir Z
N/ACitations
Citations of this article
81Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstrak Tulisan ini menguraikan silang sengkarut perdebatan tentang kebhinekaan yang terdapat di Indonesia. Ada penyebab yang paling kentara terkait keindonesia yang multi SARA menjadi hal yang haram jadah; yakni politik belah bamboo Rezim Orde Baru di bawah Soeharto dengan control militerisme. Sebagai alternative ke depan, Indonesia harus memikirkan kembali rekonsiliasi atas pergolakan-pergolakan yang pernah terjadi seperti dalam konflik kekerasan social yang memakan banyak korban jiwa dan material, sehingga Indonesia menjadi juara dunia dalam konflik. Tawarannya adalah negosiasi Negara dengan masyarakat yang multi SARA, sebagai basis Indonesia dipertimbangkan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Qodir, Z. (2008). Kebhinekaan, Kewargaan, dan Multikulturalisme. Unisia, 31(68), 1–13. https://doi.org/10.20885/unisia.vol31.iss68.art6

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free