EDUKASI KESEHATAN REMAJA SEHAT BEBAS ANEMIA

  • Dyna F
  • Hendra D
  • Deswinda D
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
131Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Anemia merupakan penyakit manusia yang paling umum. Anemia banyak terjadi pada masyarakat khususnya pada remaja dan ibu hamil. Di Indonesia prevalesi anemia pada remaja masih cukup tinggi. Menurut Riskesdas prevalensi pada anak usia 5-14 tahun sebesar 26,8% dan pada usia 15-24 tahun sebesar 32%. Kurangnya pengetahuan remaja tentang anemia merupakan salah satu penyebab anemia pada remaja. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat untuk memberikan edukasi kesehatan pada remaja tentang anemia. Kegiatan ini di lakukan di SMA Witama Pekanbaru dengan jumlah peserta 160 siswa/siswi. Kegiatan dilakukan berupa pemberian edukasi kesehatan menggunakan metode ceramah. Kegiatan diawali dari persiapan, pemberian materi dan evaluasi. Sebelum dilakukan edukasi dilakukan pretest dan setelah edukasi dilakukan postest. Hasil didapatkan terdapat perbedaan rata-rata nilai pengetahuan sebelum (4,10) dan sesudah (9,28). Nilai P value 0,000, maka dapat disimpulkan bahwa edukasi kesehatan secara signifikan dapat meningkatkan pengetahuan remaja tentang anemia. Diharapkan pada remaja dapat menerapkan perilaku sehat untuk mencegah anemia.

Cite

CITATION STYLE

APA

Dyna, F., Hendra, D., Deswinda, D., Anita, F., Bahri, S., & Misran, M. (2024). EDUKASI KESEHATAN REMAJA SEHAT BEBAS ANEMIA. EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 48–53. https://doi.org/10.55681/ejoin.v2i1.2045

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free