REMAJA, BROKEN HOME, TERAPI KONSELING REALITA: SEBUAH PENDEKATAN PENYADARAN DIRI

  • Nurcahya A
N/ACitations
Citations of this article
79Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan fenomena yang penulis temukan yakni anak remaja berinisial YA berlatar belakang broken home. Dari background tersebut YA melakukan perilaku kenakalan remaja. Melalui pemberian konseling realita diharapkan kenakalan remaja yang dilakukan oleh YA dapat diatasi. Tujuan dari praktek konseling ini adalah untuk mengetahui upaya dan keberhasilan dalam mengatasi kenakalan remaja broken home melalui konseling realita. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini hanya terdiri dari seorang remaja broken home dan melakukan perilaku kenakalan remaja. Metode pengumpulan data dengan melakukan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil dari penelitian ini bahwa YA mengalami perubahan sikap meski tidak terlihat secara signifikan seperti sudah dapat mengatur jadwal kegiatan sehingga YA dapat menyempatkan diri untuk belajar,menghilangkan kebiasaan membolos serta terlambat yang dulu sering YA lakukan, memakai seragam sesuai aturan sekolah dan mengurangi merokok. Kata kunci:  broken home, kenakanalan remaja, konseling realita

Cite

CITATION STYLE

APA

Nurcahya, A. (2021). REMAJA, BROKEN HOME, TERAPI KONSELING REALITA: SEBUAH PENDEKATAN PENYADARAN DIRI. Empati : Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 8(2), 50–66. https://doi.org/10.26877/empati.v8i2.8032

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free