Emisi Polutan Konvensional dari Aktivitas di Alur Pelayaran Pelabuhan Dili

  • Babo Martins M
  • Huboyo H
  • Samadikun B
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pelabuhan bagi negara baru seperti Timor-Leste memiliki arti penting dalam meningkatkan sektor perekonomian negara dalam rangka mencapai kemakmuran rakyat Timor Leste. Di sisi lain aktivitas pelabuhan juga memberikan dampak emisi polutan udara bagi lingkungan sekitarnya Penelitian ini ditujukan untuk mendeskripsikan kunjungan kapal ke pelabuhan dan mengestimasi timbulnya polutan konvensional aktivitas pelayaran di dalam pelabuhan Dili Data kunjungan kapal, spesifikasi kapal dan karakteristik area pelabuhan menjadi input awal dalam menghitung emisi. Faktor emisi dari literatur juga digunakan untuk menghitung emisi untuk polutan PM2.5, SO2, NOx, VOCs. Jenis kapal Ro-Ro Cargo mendominasi sebanyak 56% jenis kapal yang masuk ke pelabuhan. Sedangkan total emisi yang dihasilkan dari aktivitas kapal di alur pelayaran untuk parameter  PM2.5, SO2, NOx dan VOC masing masing 0.348 g/tahun, 0.421 g/tahun, 4.842 g/tahun dan 0.630 g/tahun. Perbandingan emisi mesin bantu kapal/mesin induk kapal tunda tiap polutan untuk PM2.5, SO2, NOx dan VOC masing masing : 5%, 14%, 19% dan 4%. Mengingat emisi terbesar berasal dari pengoperasian kapal tunda, maka program reduksi emisi dapat difokuskan pada efisiensi pengoperasian kapal tunda di area pelabuhan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Babo Martins, M. de A. P., Huboyo, H. S., & Samadikun, B. P. (2022). Emisi Polutan Konvensional dari Aktivitas di Alur Pelayaran Pelabuhan Dili. Jurnal Serambi Engineering, 7(3). https://doi.org/10.32672/jse.v7i3.4268

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free