Optimasi Parameter pada Fast Correlation Based Fiter Menggunakan Algoritme Genetika untuk Klasifikasi Metagenom

  • Haryanto T
  • Guritno H
  • Kustiyo A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
6Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Metagenome merupakan mikroorganisme yang diambil secara langsung dari alam. Proses sequencing genom dari metagenome mengakibatkan bercampurnya berbagai organisme. Hal ini menyebabkan kesulitan pada proses perakitan DNA. Oleh karena itu, dibutuhkan proses pemilahan yang disebut binning. Pada proses binning dengan pendekatan komposisi, teknik yang dilakukan adalah dengan supervised learning. Salah satu tahapan dalam supervised learning yaitu ekstraksi fitur, penelitian ini menggunakan metode ektraksi fitur n-mers. Besarnya parameter n pada metode ekstraksi fitur n-mers akan mengakibatkan dimensi fitur yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan algorime fast-correlation based filter (FCBF) untuk mereduksi dimensi fitur yang dihasilkan n-mers dan mengoptimasi parameter threshold pada fast-correlation based filter menggunakan algoritme genetika. Penelitian ini diuji menggunakan klasifikasi k-nearest neighbour. Performa terbaik diperoleh ketika n = 7 dan k = 3 dengan akurasi mencapai 99.41% dengan nilai threshold 0.67788. Dengan optimasi, waktu komputasi menjadi lebih efisien karena jumlah fitur sudah tereduksi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Haryanto, T., Guritno, H. B., Kustiyo, A., & Hermadi, I. (2018). Optimasi Parameter pada Fast Correlation Based Fiter Menggunakan Algoritme Genetika untuk Klasifikasi Metagenom. Jurnal Edukasi Dan Penelitian Informatika (JEPIN), 4(2), 76. https://doi.org/10.26418/jp.v4i2.28011

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free