Pengaruh Variasi Kampuh Pengelasan Smaw Terhadap Uji Kekerasan, Uji Bending dan Uji Struktur Mikro Pada Pegas Daun Mitsubhisi Canter 125 PS

  • Bayu Randika D
  • Aldio R
N/ACitations
Citations of this article
16Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pengelasan adalah penyambungan dua atau lebih logam dengan cara melunakkan sebagian logam dasar dan logam pengisi terlepas dari regangan dan logam tambahan dan menghasilkan sambungan yang saling menyambung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan  kekuatan kekerasan, kekuatan bending dan struktur mikro pada sambungan pengelasan baja pegas daun SUP9A dengan berbagai variasi kampuh V, X dan double U. Proses pengelasan menggunakan mesin las SMAW dengan arus 90 A, kawat elektroda E7018 diameter 2,6 mm, material yang digunakan adalah baja pegas daun SUP9A dengan ketebalan 10 mm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengujian kekerasan dengan kampuh V dan double U mendapat nilai rata-rata kekerasan tertinggi pada daerah las yaitu sebesar 28,8 HRc, sedangkan untuk nilai kekuatan bending rata-rata tertinggi terdapat pada kampuh V sebesar 160,1 MPa dan nilai rata-rata bending terendah pada kampuh X sebesar yaitu 115,6 MPa, selanjutnya pada pengujian struktur mikro kampuh V dan dan double U memiliki sifat material yang lunak karna fasa ferrit lebih dominan banyak dibandingan fasa perlit sedangkan untuk kampuh X memiliki sifat material keras karna fasa perlit lebih dominan banyak dibandingkan dengan fasa ferrit.

Cite

CITATION STYLE

APA

Bayu Randika, D., & Aldio, R. Z. (2024). Pengaruh Variasi Kampuh Pengelasan Smaw Terhadap Uji Kekerasan, Uji Bending dan Uji Struktur Mikro Pada Pegas Daun Mitsubhisi Canter 125 PS. ARMATUR : Artikel Teknik Mesin & Manufaktur, 5(1), 134–143. https://doi.org/10.24127/armatur.v5i1.5415

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free