Abstract
Dalam pengoperasian sisitem tenaga listrik harus selalu diusahakan agar daya yang dibangkitkan sama dengan permintaan daya system. Pengaturan pembangkitan untuk memenuhi permintaan tenaga listrik, disusun menurut prioritas, yaitu pembangkit dengan biaya bahan bakar paling murah ditempatkan untuk mendukung beban dasar, sedangkan pembangkit yang tidak efektif digunakan untuk mendukung waktu beban puncak.Pengaturan penggunaan tenaga listrik adalah program pengaturan waktu dan besaran pemakaian tenaga listrik agar diperoleh pemakaian yang efisien dan hemat. Pengaturan dilakukan dengan menurunkan atau menghemat tenaga listrik, pemasangan beban puncak dan pengalihan beban dari waktu beban puncak (WBP) ke luar waktu beban puncak (LWBP), sehingga suplai pembangkit yang tidak efisien bahan bakarnya dapat berkurang. Metoda pengaturan pemakaian tenaga listrik dari sisi pengguna adalah high efficiency lighting, improved refrigerators, improved air conditioning, improved motors, penggunaan tenaga listrik pada luar waktu beban puncak, energy manajement audits, efficient new construction. Pelaksanaan metoda tersebut perlu penghematan sosialisasi ke konsumen tenaga listrik. Penghematan yang diperoleh dapat digunakan untuk menunda rencana pembangunan system tenaga listrikyang disebabkan pertumbuhan permintaan tenaga listrik, pemenuhan permintaan calon pelanggan tenaga listrik dan menurunkan pembayaran rekening listrik.
Cite
CITATION STYLE
Widodo, W. (2012). METODE PENGATURAN PENGGUNAAN TENAGA LISTRIK DALAM UPAYA PENGHEMATAN BAHAN BAKAR PEMBANGKIT DAN ENERGI. WAKTU: Jurnal Teknik UNIPA, 10(2), 39–44. https://doi.org/10.36456/waktu.v10i2.859
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.