HUBUNGAN KELELAHAN KERJA DENGAN RESIKO KECELAKAAN PADA SUPIR TRUK ANGKUTAN BATU BARA

  • APSIL E
  • MARWANTO A
  • GAZALI M
N/ACitations
Citations of this article
68Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kelelahan pengemudi merupakan suatu faktor resiko kecelakaan dalam transportasi. Kelelahan pada pengemudi menimbulkan menurunnya daya konsentrasi, timbulnya rasa kantuk, lambatnya bereaksi, kelelahan pada mata, kejenuhan, menurunnya perhatian, tertidur sesaat dan keluar dari jalur yang seharusnya. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan kelelahan kerja dengan resiko kecelakaan pada supir truk angkutan batu bara. Jenis penelitian ini merupakan deskriptif analitik dengan observasi pendekatan cross sectional. Pengolahan data menggunakan uji chi square. Populasi pada penelitian ini sebanyak 44 responden. Hasil penelitian didapatkan kelelahan kerja pada supir truk angkutan batu bara diperoleh (65.9%) responden mengalami tingkat kelelahan kerja sedang dan (34.1%) responden mengalami tingkat kelelahan kerja rendah. Resiko kecelakaan pada supir truk angkutan batu bara diperoleh (59.1%) responden beresiko kecelakaan dan (40.9%) responden tidak beresiko kecelakaan. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil uji chi-square nilai p=0,681 (p>0,05). Berarti tidak ada hubungan yang signifikan antara kelelahan kerja dengan resiko kecelakaan pada supir truk angkutan batu bara.

Cite

CITATION STYLE

APA

APSIL, E., MARWANTO, A., & GAZALI, MOH. (2023). HUBUNGAN KELELAHAN KERJA DENGAN RESIKO KECELAKAAN PADA SUPIR TRUK ANGKUTAN BATU BARA. Journal of Nursing and Public Health, 11(2), 547–553. https://doi.org/10.37676/jnph.v11i2.5221

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free