Kajian Literatur Pengobatan Tuberkulosis Paru dan Efek Samping Obat Antituberkulosis di Indonesia

  • Ningsih A
  • Ramadhan A
  • Rahmawati D
N/ACitations
Citations of this article
476Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan masalah utama kesehatan global. TB disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis dan terutama menyerang organ paru-paru. Penggunaan obat antituberkulosis (OAT) menjadi hal utama dalam pengobatan tuberkulosis. Pengobatan yang adekuat dan kesesuaian penggunaan obat akan meningkatkan keberhasilan pengobatan dan mencegah resistensi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui profil pengobatan tuberkulosis paru, jenis efek samping dan obat antituberkulosis yang menyebabkan efek samping tersebut serta lama kejadian efek samping obat berdasarkan penelusuran literatur. Metode penelitian dengan metode kajian literatur. Penelitian dilakukan dengan penelusuran jurnal penelitian yang diakses melalui database Google Scholar, Sinta dan Garuda. Berdasarkan hasil kajian literatur kategori pengobatan yang lebih banyak digunakan adalah kategori 1 dengan regimen (2(HRZE)/4(HR)3) yang terdiri dari fase intensif selama 2 bulan dan fase lanjutan selama 4 bulan dengan menggunakan jenis obat kombinasi dosis tetap (KDT). Penggunaan OAT menyebabkan berbagai efek samping dan yang paling sering terjadi adalah kemerahan pada urin karena Rifampisin, nyeri sendi karena Pirazinamid, mual karena sebagian besar OAT dan kesemutan karena Isoniazid. Efek samping obat sering terjadi selama awal masa pengobatan yakni di bulan pertama dan kedua yang merupakan fase intensif.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ningsih, A. S. W., Ramadhan, A. M., & Rahmawati, D. (2022). Kajian Literatur Pengobatan Tuberkulosis Paru dan Efek Samping Obat Antituberkulosis di Indonesia. Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences, 15, 231–241. https://doi.org/10.25026/mpc.v15i1.647

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free