Efek Ekstrak Etanol Daun Pepaya Terhadap Histopatologi Ginjal Tikus Putih Yang Diinduksi Streptozotocin

  • Yanuarty R
  • Tamunu J
  • Tandi J
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
29Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Ginjal merupakan organ yang mempunyai kemampuan menyaring darah dengan membuang limbah alami seperti urea. Limbah alami yang diperluas bisa menyebabkan kerusakan ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kandungan metabolits pilihan alkaloids, flavonoids, saponins, dan tanins dalam konsentrat etanol daun pepaya, dan untuk menentukan dampak dan porsi konsentrat yang layak pada melawan sel silinder ginjal pada tikus yang digerakkan oleh streptozotocin. Hewan pengerat diisolasi ke dalam 6 kelompok yang terdiri dari control tipikal, control negatif, control positif, perlakuan lepas tandan dengan dosis 100, 200, 300mg/kg BB. Penelitian selama 28 hari. Studi ini mencatat perkembangan yang terjadi pada sel tubullus ginjal tikus putih jantan yang dipicu oleh streptozotocin sebagai tingkat kerusakans dengan nilai yangs ditentukan sebagai persentase (%) pada setiap bagian tubullus yang rusak atau rusak. Hasil penelitian menunjukkans bahwa daun pepaya secara terpisah mengandung metabolits opsional alkaloids, flavonoids, saponins dan tanins. Pemberian konsentrat etanol daun pepaya dalam porsi 300mg/kg BB secara preventif bisa mempengaruhi sel silinder ginjals pada tikus yang diinduksis STZ, dengan nilais bahaya tipikal 0,4 dari batas 4.

Cite

CITATION STYLE

APA

Yanuarty, R., Tamunu, J. S. N., Tandi, J., & Dewi, N. P. (2024). Efek Ekstrak Etanol Daun Pepaya Terhadap Histopatologi Ginjal Tikus Putih Yang Diinduksi Streptozotocin. Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia, 10(1), 19–24. https://doi.org/10.35311/jmpi.v10i1.469

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free