Memahami Kultur Keagamaan Di Tasikmalaya Dalam Perspektif Sejarah

  • Hambaliana D
  • Nurcahya Y
  • Oksa Putra M
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tasikmalaya memiliki kultur keagaman yang sangat luarbiasa dimana hamper seluruh masyarakatnya Bergama Islam, ini dibuktikan  dengan dengan banyaknya pesantren di Tasikmaaya, yang dalam perjalanan sejarahnya itu cukup memberikan kontribusi bagi kehidupan sosial masyarakat dan bangsa, seperti kita liat dalam sejarah pesantren yang didirikan oleh KH. Zaenal Mustofa yang begitu keras melawan penjajahan belanda dan Jepang, dalam tulisan ini akan disajikan informasi tentang sejarah sosial kultural keagamaan di Tasikmalaya. Tulisan ini membahas peran organisasi keislaman seperti Masyumi dan Darul Islam (DI) dalam konteks politik dan sosial Tasikmalaya pada tahun 1950-an.  Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) melalui tahapan observasi, dokumentasi pustaka, dan wawancara. Dalam penelitian ini juga terdapat  penjelasan mengenai kontradiksi antara pembangunan ekonomi dan kondisi keamanan di wilayah tersebut. Melalui analisis ini, dapat dipahami kompleksitas kultur keagamaan Tasikmalaya serta dampaknya terhadap masyarakat dan negara.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hambaliana, D., Nurcahya, Y., Oksa Putra, M. Z., & Thariq Syah, M. K. (2024). Memahami Kultur Keagamaan Di Tasikmalaya Dalam Perspektif Sejarah. Tamadduna: Jurnal Peradaban, 41–53. https://doi.org/10.29313/tamadduna.v1i2.5057

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free