Sistem Informasi Manajemen Inventori Obat dan Bahan Medis Habis Pakai di UPT Puskesmas Ibrahin Adjie Kota Bandung

  • Meilani E
  • Lubis R
N/ACitations
Citations of this article
47Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

UPT Puskesmas Ibrahim Adjie merupakan salah satu instansi pemerintah begerak dibidang pelayanan kesehatan di Kota Bandung. Jenis pelayanan yang tersedia salah satunya yaitu pelayanan kefarmasiaan. Koordinator Farmasi yang bertanggung jawab dalam mengelola obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) mulai dari merencanakan jumlah kebutuhan, pengadaan, penyimpanan, dan pengeluaran obat dan BMHP. Terdapat permasalahan dalam merencanakan jumlah kebutuhan obat dan BMHP yang sesuai, karena pernah terjadi penumpukan dan kekurangan obat dan BMHP yang ada di gudang farmasi. Juga dibutuhkan monitoring penerimaan obat dan BMHP dari Dinas Kesehatan ke Gudang Farmasi, karena Koordinator Farmasi harus menghitung ulang dari ketersediaan obat dan BMHP yang harus dilakukan pengadaan kembali. Dalam pengendalian stok obat dan bmhp di ruangan gudang farmasi dilakukan dengan metode First Expired First Out (FEFO). Namun, dibutuhkan monitoring stok obat dan BMHP agar farmasi dapat mengetahui obat dan BMHP yang harus dilakukan pengadaan. Untuk menyelesaikan permasalahan dalam merencanakan jumlah kebutuhan obat dan bmhp menggunakan metode peramalan Single Exponential Smoothing. Berdasarkan hasil penelitian dan pengujian “Sistem Informasi Manajemen Inventori Obat dan BMHP di UPT Puskesmas Ibrahim Adjie” ini sudah dapat menyelesaikan permasalah yang telah diurakan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Meilani, E., & Lubis, R. (2022). Sistem Informasi Manajemen Inventori Obat dan Bahan Medis Habis Pakai di UPT Puskesmas Ibrahin Adjie Kota Bandung. Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Dan Ilmu Komputer (JUPITER), 2(1), 27–34. https://doi.org/10.34010/jupiter.v2i1.7322

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free