Abstract
Dispepsia merupakan penyakit sindrom gejala yang ditandai dengan rasa nyeri atau tidak nyaman pada bagian atas atau ulu hati. Dispepsia organik antara lain karena terjadinya gangguan di saluran cerna atau di sekitar saluran cerna, seperti pankreas, kandung empedu dan lain-lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui definisi, penyebab, klasifikasi, dan terapi sindrom dispepsia. Metode yang digunakan dalam pembuatan review artikel ini adalah pengumpulan literature dari sumber jurnal yang ada yang berkaitan dengan dyspepsia secara umum yang bersumber dari google, google scholar, dan e-book dengan menggunakan kata kunci “dyspepsia”, “klasifikasi dyspepsia”, “penyebab dyspepsia”, dan “terapi dyspepsia” dalam pencarian literatur. Didapatkan hasil ispepsia organik terjadi karena adanya kelainan organik. Pada dispepsia organik terlihat kelainan yang nyata terlihat pada endoskopi terhadap organ saluran pencernaan seperti ulkus peptik atau yang dikenal dengan tukak peptik, gastritis, stomach cancer, gastro esophageal reflux disease (GERD), hiperasiditas. Kesimpulan yang didapatkan adalah dalam penyembuhannya penyakit dispepsia bisa ditangani dengan terapi farmakologi yang meliputi penggunaan obat-obatan seperti; antasida, antikolinergik, antagonis H2 dan lainnya. Selain itu penyakit dispepsiajuga bisa ditangani dengan terapi non farmakologi yang meliputi menjaga pola makan, mengurangi stress dan lainnya.
Cite
CITATION STYLE
Zakiyah, W., Eka Agustin, A., Fauziah, A., Sa’diyyah, N., & Ibnu Mukti, G. (2021). Definisi, Penyebab, Klasifikasi, dan Terapi Sindrom Dispepsia. Jurnal Health Sains, 2(7), 978–985. https://doi.org/10.46799/jhs.v2i7.230
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.