Abstract
Diare merupakan kondisi yang sering dialami oleh balita yang berakibat pada dehidrasi. Pendidikan kesehatan tentang diare merupakan upaya dalam meningkatkan pengetahuan bagi keluarga untuk mengenal serta mengimplementasikan asuhan pada kondisi diare. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus asuhan keperawatan keluarga di mulai dari pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Menggunakan 2 respoden keluarga yang memiliki balita dengan masalah diare dan ketidakmampuan mengenal masalah diare pada anak. kriteria inklusi pada responden adalah anak usia 1 sampai 5 tahun. Penelitian di lakukan di wilayah kerja Puskesmas Medan Deli, selama 1 minggu dengan 3 kali pertemuan, menggunakan instrumen penelitian berupa format pengkajian keluarga, kuesioner tingkat pengetahuan menurut Fitri (2017), intervensi pendidikan kesehatan menurut SIKI (2018). Hasil sebelum dilakukan Implementasi didapatkan hasil tingkat pengetahuan keluarga keduanya dalam rentang yaitu 54% (kurang) dan 60% (cukup) dan setelah permberian pendididkan kesehatan didapatkan hasil tingkat pengetahuan keluarga 80% (baik) dan 90% (baik). Analisis Implementasi pendidikan kesehatan pada keluarga dengan ketidakmampuan mengenal masalah diare pada balita efektif di berikan selama tiga kali pertemuan dalam satu minggu dapat meningkatkan pengetahuan keluarga. Kesimpulan pendidikan kesehatan cukup efektif dalam meningkatkan pengetahuan keluarga mengenai ketidakmampuan mengenal masalah diare.
Cite
CITATION STYLE
Rinda, R. keliat, Khairani, A. I., & Olivia, N. (2024). IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KESEHATAN PADA KELUARGA DENGAN KETIDAKMAMPUAN MENGENAL MASALAH DIARE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MEDAN DELI. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 3(7), 3616–3624. https://doi.org/10.55681/sentri.v3i7.3153
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.