Penelitian ini mempermasalahkan tentang gambaran kerukunan umat beragama, faktor-faktor pendukung terciptanya kerukunan umat beragama dan upaya-upaya yang ditempuh dalam peningkatan pembinaan kerukunan hidup umat beragama di masyarakat perkotaan dengan mengambil sampel Kecamatan Mariso Kotamadya Ujungpandang melalui studi kasus. Hal ini didasari bahwa, Bangsa Indonesia merupakan negara yang penduduknya heterogen dalam suku, adat, budaya dan agama. Heterogenitas dalam hal agama terjadi karena masuknya agama-agama besar ke Indonesia yang diawali oleh agama Hindu dan Budha, kemudian Islam, Kahtolik dan Kristen Protestan (Syamsuhadi Marse, Makalah :1). Heterogenitas agama dengan sendirinya melahirkan pengelompokanpengelompokan (fluralistik) dalam praktek keberagamaan masyarakat Indonesia.
CITATION STYLE
Badruzzaman, B. (2018). DUKUNGAN STRUKTUR SOSIAL TERHADAP KERUKUNAN HIDUP UMAT BERAGAMA (Studi Kasus di Kecamatan Mariso Kotamadya Ujung Pandang). Al-Qalam, 9(2), 66. https://doi.org/10.31969/alq.v9i2.606
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.