Abstract
Kenaikan kelas merupakan kegiatan rutin tahunan sebuah sekolah baik jenjang Sekolah Dasar, Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama dan Sekolah Menengah Atas. Kegiatan ini menjadi masalah ketika dalam kenaikan kelas akan dikelompokan menjadi dua kelas. Proses memilih siswa untuk mengisi kelas dengan kategori unggul dan kelas biasa dengan melihat jumlah nilai kompetensi siswa. Penelitian ini digunakan untuk mengekplorasi kompetensi siswa yang tersusun dalam raport ketika kenaikan kelas. Dengan algoritma Fuzzy C-Means, aneka ragam kompetensi calon siswa dapat terkelompokkan secara rinci sesuai dengan kompetensi yang siswa miliki. Hasil klasterisasi ini akan menjadi dasar untuk menempatkan calon siswa memasuki kelas unggul atau kelas biasa. Dengan membentuk komunitas kelas unggul dan kelas biasa, ada iklim baru pada strategi dan metode pembelajaran hasil yang diharapkan proses belajar nyaman, menyenangkan dan kompetitif. Evaluasi kluster dilakukan dengan kedekatan kompetensi siswa dalam sebuah kluster yang menunjukkan perbedaan kualitas antara kluster kelas unggul dan kelas biasa. Evaluasi cluster berdasarkan indek PCI (Partition Coefficient) = 0.7675966 (Kuat).
Cite
CITATION STYLE
Nurkholis, J., Oktafianto, K., & Thohari, H. (2022). CLUSTERING DATA KENAIKAN KELAS SISWA MADRASAH TSANAWIYAH (MTs) MENGGUNAKAN METODE FUZZY C-MEANS ( STUDI KASUS MTs PLUS AL AMIN BANJAREJO ). MathVision : Jurnal Matematika, 4(1), 11–18. https://doi.org/10.55719/mv.v4i1.319
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.