Abstract
Usia di bawah dua tahun merupakan masa yang amat penting sekaligus masa kritis dalam proses tumbuh kembang anak baik fisik maupun kecerdasan. Edukasi gizi bertujuan meningkatkan gizi masyarakat, terutama golongan rawan gizi, seperti anak balita, melalui upaya mengubah pengetahuan sikap dan keterampilan dalam mengolah makanan untuk mengubah perilaku yang baik terkait gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi gizi terhadap asupan makanan pada anak kurus usia 6-18 bulan di Kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan rancangan yang digunakan pre and post test antara kelompok edukasi PGS-PL Plus dan kelompok edukasi PMBA. Pengambilan sampel sebanyak 30 orang pada masing-masing kelomok dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner pengetahuan ibu/pengasuh, dan wawancara food recall 24 jam. Analisis data dillakukan secara univariat dan bivariat. Hasil menunjukkan bahwa ada pengaruh edukasi PGS-PL Plus dan PMBA terhadap pengetahuan ibu/pengasuh dengan nilai masing-masing p=0,003 dan 0,011 serta nilai asupan zat gizi makro (p<0,05) dan asupan zat gizi mikro (p>0,05) kelompok PGS-PL, sedangkan nilai asupan zat gizi makro (protein) (p<0,05) dan asupan zat gizi mikro (p>0,05 pada kelompok PMBA. Disimpulkan bahwa ada pengaruh dari edukasi terhadap pengetahuan sebelum dan setelah edukasi. Kemudian ada pengaruh dari edukasi terhadap asupan zat gizi makro kelompok PGS-PL Plus dan asupan zat makro jenis protein kelompok PMBA.
Cite
CITATION STYLE
Nurlianih, A., & Amir, S. (2023). THE EFFECT OF NUTRITIONAL EDUCATION ON FOOD INTAKE IN WASTING CHILDREN 6-18 MONTH IN MAKASSAR CITY. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(7), 2835–2840. https://doi.org/10.55681/sentri.v2i7.1224
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.