Implementasi Long Short-Term Memory untuk Identifikasi Berita Hoax Berbahasa Inggris pada Media Sosial

  • Pardede J
  • Ibrahim R
N/ACitations
Citations of this article
56Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Hoax atau berita palsu menyebar sangat cepat di media sosial. Berita itu dapat memengaruhi pembaca dan menjadi racun pikiran. Masalah seperti ini harus diselesaikan secara strategis untuk mengidentifikasi berita yang dibaca yang disebarluaskan di media sosial. Beberapa metode yang diusulkan untuk memprediksi tipuan adalah menggunakan Support Vector Classifier, Logistic Regression, dan MultinomialNaiveBayes. Dalam studi ini, para peneliti menerapkan Long Short-Term Memory untuk mengidentifikasi hoax. Kinerja sistem diukur berdasarkan nilai precision, recall, accuracy, dan F-Measure. Berdasarkan hasil eksperimen yang dilakukan pada data tipuan diperoleh nilai rata-rata precision, recall, accuracy, dan F-Measure masing-masing 0,94, 0,96, 0,94, dan 0,95. Berdasarkan hasil eksperimen ditemukan bahwa Long Short-Term Memory yang diusulkan memiliki kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan metode sebelumnya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Pardede, J., & Ibrahim, R. G. (2020). Implementasi Long Short-Term Memory untuk Identifikasi Berita Hoax Berbahasa Inggris pada Media Sosial. Journal of Computer Science and Informatics Engineering (J-Cosine), 4(2), 179–187. https://doi.org/10.29303/jcosine.v4i2.361

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free