Abstract
Landa’ merupakan sebutan untuk lumbung masyarakat Suku Duri yang berbeda dengan lumbung yang ada di nusantara dan sarat akan nilai-nilai metafisik arsitektural. Keberadaan Landa’ di Kabupaten Enrekang hanya terdapat di tiga desa, salah satunya adalah Desa Kendenan yang menjadi lokasi penelitian dengan alasan bahwa jumlah Landa’ terbanyak ada di desa ini dan masyarakat masih memegang adat istiadat warisan nenek moyang. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengungkap dan menemukan karakteristik struktur dan konstruksi Landa’. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian mengungkapankan bahwa secara vertikal Landa’ terbagi atas tiga bagian utama, yaitu: bagian pertama kaki/bawah (Bala Landa’) yang menggunakan sistem struktur rangka kolom dan sistem konstruksi menggunakan sistem tumpu dan penlubang, bagian kedua badan/tengah (Kale Landa’) yang menggunakan sistem struktur dan konstruksi siamma, dan bagian ketiga kepala/atas (Dea Landa’) yang menggunakan rangka balok dan sistem konstruksi mengunakan sistem tumpuk, takik dan penlubang. Pengetahuan dan proses rancang bangun dari Landa’ sarat akan nilai-nilai kearifan lokal yang tanggap terhadap bencana.
Cite
CITATION STYLE
AS, Z., & Ahmad, I. R. (2021). TEKTONIKA LUMBUNG (LANDA’) RUMAH TRADISIONAL DURI DI KABUPATEN ENREKANG. EMARA: Indonesian Journal of Architecture, 7(2), 75–84. https://doi.org/10.29080/eija.v7i2.1197
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.