Konstruksi Identitas Tionghoa melalui Difusi Budaya Gambang Kromong: Studi Kasus Film Dikumenter Anak Naga Beranak Naga

  • Rokhani U
  • Salam A
  • Rochani-Adi I
N/ACitations
Citations of this article
125Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Gambang kromong menjadi kesenian campur yang mampu bertahan di tengah pembatasanterhadap ruang gerak masyarakat Tionghoa. Keberadaan kesenian ini sekaligus menjadi atributbudaya yang mampu menjadi unsur pembangun identitas masyarakat Tionghoa. Identitas Tionghoamelalui kesenian gambang kromong memunculkan konstruksi yang berbeda terkait dengankebertahanan kesenian tersebut. Wacana ini muncul pada film dokumenter Anak Naga BeranakNaga. Konstruksi identitas ini dikaji dengan mempergunakan teori Bhabha tentang konsep ruangantara.Penelitian ini menggunakan pendekatan konstruktivisme sosial untuk melihat makna-maknasubjektif dari pengalaman-pengalaman subjek pelaku kehidupan masyarakat Tionghoa di Indonesia.Melalui pendekatan ini dapat diketahui bahwa konstruksi identitas masyarakat Tionghoa melaluikesenian gambang kromong bersifat heterogen. Konsep kehidupan berkesenian yang cair dan mampumenembus batas perbedaan terepresentasi pada bentuk instrumen, lagu-lagu yang dibawakan maupunfungsional dari pertunjukan itu sendiri. Hal ini menunjukkan bahwa identitas masyarakat Tionghoajuga dikonstruksi secara cair oleh masyarakat, bukan hanya dalam menghadapi perbedaan danpermasalahan etnisitas tetapi juga kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman. Dengankonstruksi yang cair tersebut, konstruksi identitas masyarakat Tionghoa menjadi bersifat pragmatisdan dis-identifikasi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rokhani, U., Salam, A., & Rochani-Adi, I. (2017). Konstruksi Identitas Tionghoa melalui Difusi Budaya Gambang Kromong: Studi Kasus Film Dikumenter Anak Naga Beranak Naga. Resital: Jurnal Seni Pertunjukan, 16(3), 141–152. https://doi.org/10.24821/resital.v16i3.1679

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free