Abstract
Pandemi COVID-19 mempengaruhi kebijakan pemerintah Republik Indonesia diberbagai sektor termasuk pendidikan. Kebijakan social distancing atau physical distancing dalam upaya memutus penyebaran COVID-19 berpengaruh terhadap proses pembelajaran, salah satunya pembelajaran kimia di laboratorium. solusi yang dipilih dalam rangka mengimplementasikan kebijakan tersebut yakni dengan menerapkan online learning, seperti pemanfaatan e-module. Pada penelitian ini, dianalisis dan diinterpretasi persepsi guru dan siswa terhadap e-module praktikum kimia sebelum dan pada saat pandemi COVID-19. Berdasarkan hasil penelitian, persepsi siswa terhadap e-module praktikum kimia sebelum pandemi COVID-19 sebesar 3,382 (skala 4) pada kategori baik dan pada saat pandemi COVID-19 sebesar 3,414 (skala 4) pada kategori baik. Persepsi guru terhadap e-module praktikum kimia sebelum pandemi COVID-19 sebesar 3,30 (skala 4) pada kategori baik dan pada saat pandemi COVID-19 sebesar 3,43 (skala 4) pada kategori baik. Pengembangan e-modul praktikum kimia sangat penting dilakukan, e-module berperan besar ketika pembelajaran tidak memungkinkan untuk dilakukan secara langsung dan penerapan online learning.
Cite
CITATION STYLE
Sumiyati, S., Harefa, N., & Pasaribu, H. S. R. (2022). Persepsi Guru dan Siswa Terhadap E-Module Praktikum Kimia Sebelum dan Pada Saat Pandemi Covid-19. JURNAL JENDELA PENDIDIKAN, 2(01), 138–148. https://doi.org/10.57008/jjp.v2i01.144
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.