Teo-Estetika-Filosofis Topeng Sidakarya Dalam Praktik Keberagamaan Hindu Di Bali

  • Indra Wirawan K
N/ACitations
Citations of this article
105Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Topeng Sidakarya memeliki peranan penting dalam setiap upacara yadnya bagi umat Hindu di Bali. Upacara yadnya belum dinyatakan selesai sebelum dipentaskannya tarian sakral ini, sehingga dalam setiap prosesi ada pementasan tarian yang tergolong tari wali. Jenis tarian ini adalah bergenre tari topeng dengan atribut yang khas menampakan ketuaanya. Sidakarya secara literal berarti pekerajaan yang sudah tuntas atau selesai. Melalui pementasan tarian ini, masyarakat Hindu yang melangsungkan upacara yadnya diyakini sudah selesai menjalankan yadnya, dan tentunya ada pemberkatan di dalamnya. Tarian sakral yang menunjukan kesan magis, dan tidak saja dipandang sebagai pelengkap ritus yadnya, tetapi juga kaya makna teologi, keindahan dan filosofis yang berhubungan dengan praktik beragama Hindu di Bali yang di dalamnya tidak terlepas dari konsep satyam, siwam dan sundaram.

Cite

CITATION STYLE

APA

Indra Wirawan, K. (2021). Teo-Estetika-Filosofis Topeng Sidakarya Dalam Praktik Keberagamaan Hindu Di Bali. Mudra Jurnal Seni Budaya, 36(2), 230–236. https://doi.org/10.31091/mudra.v36i2.1283

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free