Sistem Absensi Menggunakan Pengenalan Wajah (Face Recognition) Berbasis Web LAN

  • Sugeng S
  • Mulyana A
N/ACitations
Citations of this article
462Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Absensi kehadiran dosen dan karyawan merupakan faktor penting bagi sebuah perguruan tinggi atau instansi lainnya untuk mencapai tujuan, hal ini berkaitan pada kedisiplinan dan berdampak pada kinerja dari masing-masing dosen dan karyawan. Oleh karena itu, perlu adanya pendataan khusus untuk mencatat Absensi kehadiran dan ketidakhadiran agar aktifitas kerja dapat tercatat secara realtime dan baik. Dosen dan karyawan diharuskan untuk melakukan absen setiap hari kerja. Masalah yang kini terjadi yaitu sulitnya melakukan Absensi karena tidak praktis dan harus mengantri yang dapat menyebabkan keterlambatan dalam melakukan absen sehingga dianggap telat dan juga dikarenakan pandemi Covid-19 perlu sebuah sistem Absensi yang cepat, mudah dan dapat diakses secara real-time guna melakukan absen tetapi tidak perlu kontak fisik. Maka dari itu penulis berinisiatif dan mempunyai solusi yaitu dengan membangun sebuah sistem Absensi berbasis WEB LAN dengan menggunakan  Pengenalan wajah (Face Recognition). Untuk merancang sistem ini digunakan sebuah pustaka face_recognitong dari dlib yang memiliki akurasi pengenalan wajah 98.3%. Sistem absensi dibuat berbasis Web LAN sehingga hanya dapat diakses dari area sekitar tempat bekerja saja. Sistem diuji dengan 20 wajah orang yang didaftarkan kedalam system absensi, kemudian  hasilnya seluruh data dapat dikenali dengan baik oleh system saat pengujian absensi dilakukan

Cite

CITATION STYLE

APA

Sugeng, S., & Mulyana, A. (2022). Sistem Absensi Menggunakan Pengenalan Wajah (Face Recognition) Berbasis Web LAN. Jurnal Sisfokom (Sistem Informasi Dan Komputer), 11(1), 127–135. https://doi.org/10.32736/sisfokom.v11i1.1371

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free