Abstract
Latar Belakang Data organisasi Kesehatan Dunia WHO pada tahun 2020 diperkirakan terdapat 13,4 juta bayi lahir prematur, pada tahun 2021 Indonesia menempati urutan ke 5 dengan jumlah persalinan prematur terbanyak yaitu sekitar 657.700 jumlah tersebut lebih dari 1 dari 10 bayi, Peningkatan kelahiran prematur terus terjadi hingga tahun 2022 yakni sekitar 15 juta bayi lahir prematur. Adapun RSUD Cendrawasih Dobo (Maluku) di Ruangan Perinatologi tahun 2022 tercatat 5 bayi dengan kelahiran prematur, 2023 terdapat 10 bayi dan pada tahun 2024 dari bulan januari sampai pada bulan agustus sebanyak 15 bayi lahir prematur. Tujuan: Penelitian ini yaitu untuk mengetahui penyebab terjadinya bayi lahir prematur Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam (in-depth interview) terhadap 10 informan yang terdiri dari informan utama dan informan kunci. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara semi-terstruktur, rekaman suara, dokumentasi, serta catatan lapangan. Hasil: Terdapat beberapa penyebab kejadian kelahiran prematur yang terjadi pada informan yaitu usia ibu yang terlalu muda dengan usia kurang dari 20 tahun saat mengalami masa kehamilan, trauma saat hamil (jatuh), kehamilan ganda, hipertensi pada masa kehamilan dan pekerjaan yang terlalu berat. Kata kunci : Persalinan, Bayi Prematur
Cite
CITATION STYLE
Hasan Kadatua, M., Wakano, M., Nanlohy, W., & Yana Sojem, M. (2025). PENYEBAB KEJADIAN PADA IBU DENGAN KELAHIRAN BAYI PREMATUR RSUD CENDRAWASIH DOBO (MALUKU). Midwifery And Complementary Care, 4(1), 56–61. https://doi.org/10.33859/mcc.v4i1.859
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.