KOMUNIKASI SANTUN DALAM AL-QUR’AN

  • Zahid M
N/ACitations
Citations of this article
36Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Komunikasi santun merupakan etika yang diterima secara universal dan turut menjadi faktor penentu efektivitas suatu komunikasi. Al-Qur’an tidak saja memerintahkan untuk berkomunikasi secara santun, tetapi juga memberikan contoh-contoh bentuk-bentuk komunikasi santun dalam berbagai situasi dan kondisi. Perintah Al-Qur’an tersebut menggunakan beberapa istilah, seperti qawlan karîmâ (perkataan yang mulia), qawlan maysûrâ (perkataan yang menyenangkan), qawlan maʻrûfâ (perkataan yang baik), qawlan layyinâ (perkataan yang lembut), qawl sadîd (perkataan yang jujur), dan istilah lainnya yang semakna dengan istilah-istilah tersebut. Istilah-istilah tersebut terdapat dalam beragam contoh konkrit komunikasi santun dalam Al-Qur’an, baik komunikasi antara Tuhan dan manusia atau sebaliknya maupun komunikasi antar manusia. Abstract:

Cite

CITATION STYLE

APA

Zahid, Moh. (2015). KOMUNIKASI SANTUN DALAM AL-QUR’AN. KARSA: Jurnal Sosial Dan Budaya Keislaman, 21(2), 175. https://doi.org/10.19105/karsa.v21i2.516

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free