Peran Media Sosial Dalam Memecahkan Glass Ceiling Di Dunia Politik

  • Dewi H
  • Siswati E
  • Maknunah L
N/ACitations
Citations of this article
9Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana politikus perempuan memanfaatkan media sosial dalam aktivitas politik serta bagaimana mereka menghadapi dan berusaha memecahkan fenomena glass ceiling. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, yang berfokus pada pengalaman hidup informan secara mendalam. Tiga informan dalam penelitian ini adalah Elim Tyu Samba, Dr. Andiwi Meilinda Meifilina, dan Henni Indarriyanti. Ketiganya memiliki latar belakang dan strategi berbeda dalam menggunakan media sosial. Elim menggunakan Instagram dan TikTok untuk menampilkan kerja nyata dan membangun citra sebagai pemimpin muda. Dr. Andiwi memanfaatkan Instagram dan Facebook untuk menyampaikan gagasan dan menjawab stigma sebagai single parent dengan intelektualitas. Sementara Henni menggunakan WhatsApp untuk komunikasi langsung dengan masyarakat dan menunjukkan kedekatan yang nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial digunakan bukan hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai strategi untuk melawan batasan tak terlihat atau glass ceiling yang sering dialami oleh perempuan dalam politik. Meskipun bentuk hambatannya berbeda-beda, ketiganya menunjukkan bahwa perempuan bisa menjadi pemimpin yang kuat dan dihargai melalui kerja nyata, komunikasi yang baik, serta sikap yang teguh

Cite

CITATION STYLE

APA

Dewi, H. A., Siswati, E., & Maknunah, L. U. (2025). Peran Media Sosial Dalam Memecahkan Glass Ceiling Di Dunia Politik. Portal Riset Dan Inovasi Sistem Perangkat Lunak, 3(4), 185–195. https://doi.org/10.59696/prinsip.v3i4.178

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free