Abstract
Miskonsepsi merupakan pemahaman yang menyimpang dari konsep yang diterima oleh para ahli, dapat menghambat proses pembelajaran siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tren publikasi ilmiah terkait miskonsepsi dalam penyelesaian soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) berdasarkan Prosedur Newman. Software VOSviewer digunakan untuk menampilkan visualisasi berdasarkan pasangan bibliografi dan kejadian bersama kata kunci oleh penulis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis bibliometrik deskriptif. . Data yang digunakan dalam analisis ini diperoleh dari Google Scholar untuk periode 2019-2023, dengan bantuan perangkat lunak Publish or Perish. Hasil penelitian menunjukkan adanya 380 artikel dengan total 8135 sitasi, rata-rata 1627 sitasi per tahun, dan 21.41 sitasi per artikel. Indeks H dan G masing-masing tercatat 34 dan 87, menunjukkan pengaruh dan cakupan literatur dalam bidang ini. Visualisasi jaringan mengidentifikasi enam klaster utama yang saling terkait, termasuk topik “Newman dan Higher Order Thinking Skills.” Analisis overlay dan density mengungkapkan bahwa penelitian paling banyak dilakukan pada tahun 2019, dan terdapat istilah yang masih jarang diteliti seperti "strategi" dan "error analysis," yang menawarkan peluang untuk penelitian lebih lanjut. Temuan ini memberikan wawasan mengenai tren terkini, kekosongan penelitian, serta arahan untuk studi mendatang mengenai miskonsepsi dalam konteks HOTS dan Prosedur Newman.
Cite
CITATION STYLE
Kurniati, S. F., Hidayat, R., & Ramatudin, J. (2025). BIBLIOMETRIC ANALYSIS: TREND ANALYSIS OF MISCONCEPTIONS IN SOLVING HOTS QUESTIONS BASED ON THE NEWMAN PROCEDURE. EMTEKA: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(1), 444–452. https://doi.org/10.24127/emteka.v6i1.6669
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.