PENGARUH UANG SAKU TERHADAP POLA MAKAN MAHASISWA PERANTAUAN

  • Asri N
  • Yuliana Y
  • Kasmita K
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
29Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

This study aims to analyze the effect of pocket money on the eating patterns of out-of-town students in the Department of Family Welfare Science, Culinary Arts Undergraduate Program, Universitas Negeri Padang. Migrant students often face challenges in managing daily expenses, including food choices, which can impact their nutritional quality and health. The research employed a quantitative approach with a causal associative method. The sample consisted of 168 students selected using purposive sampling. Data were collected through a questionnaire based on indicators of pocket money (financial literacy, parental support, and personal income) and eating patterns (type, quantity, and frequency of consumption).Simple linear regression analysis showed a significant effect of pocket money on eating patterns, with a significance value of 0.004 (p 0.05) and a determination coefficient (R²) of 0.048. This indicates that pocket money contributes 4.8% to the variation in eating behavior. Although the contribution is relatively small, the effect is statistically significant. Most respondents reported receiving pocket money below the ideal standard and exhibited suboptimal eating habits.In conclusion, the adequacy of pocket money plays a role in shaping the eating patterns of migrant students. These findings highlight the importance of financial literacy and economic support for students living away from their families. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh uang saku terhadap pola makan mahasiswa perantauan di Departemen Ilmu Kesejahteraan Keluarga S1 Tata Boga Universitas Negeri Padang. Mahasiswa perantauan kerap menghadapi kendala dalam mengatur pengeluaran harian, termasuk pemilihan makanan, yang dapat berdampak pada kualitas gizi dan kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Sampel terdiri dari 168 mahasiswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berdasarkan indikator uang saku (literasi keuangan, pemberian orang tua, dan pendapatan sendiri) serta pola makan (jenis, jumlah, dan frekuensi konsumsi). Analisis regresi linear sederhana menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara uang saku terhadap pola makan dengan nilai signifikansi 0,004 (p 0,05) dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,048. Artinya, uang saku memberikan kontribusi sebesar 4,8% terhadap variasi pola makan. Meskipun kontribusinya kecil, pengaruh ini tetap signifikan secara statistik. Mayoritas responden memiliki uang saku di bawah standar ideal dan menunjukkan pola makan yang kurang optimal. Kesimpulannya, kecukupan uang saku berperan dalam membentuk pola makan mahasiswa perantauan. Temuan ini menekankan pentingnya literasi keuangan dan dukungan ekonomi bagi mahasiswa yang hidup jauh dari keluarga.

Cite

CITATION STYLE

APA

Asri, N. S., Yuliana, Y., Kasmita, K., & Fridayati, L. (2025). PENGARUH UANG SAKU TERHADAP POLA MAKAN MAHASISWA PERANTAUAN. EDUTECH, 24(3), 1668–1677. https://doi.org/10.17509/e.v24i3.88582

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free