Abstract
Sistem bioflok merupakan sistem budidaya terkini yang memanfaatkan limbah budidaya menjadi bacterial protein yang dapat dimakan Kembali oleh ikan. Selain padat tebar yang tinggi maka jumlah limbah yang dihasilkan juga sedikit. Oleh karenanya penelitin ini bertujuan untuk menganalisis teknik pembesaran ikan nila sistem bioflok, metode penelitian ini yakni secara survei dengan mengambil data apa yang telah ada di lapangan. Aplikasi pembentukan bioflok ini dengan garam grosok, dolomit, molase dan probiotik EM4. Apabila flok mengalami degradasi maka diberikan tambahan probiotik dan molase. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada pertumbuhan mutlak yang signifikan. Pada minggu ke 4 dan 5 ikan mengalami penurunan nafsu makan. Kualitas air seperti suhu berkisar antar 26-29 0C, pH 7,6 - 8,1 dan DO 3 - 4 mg/L. Penelitin lanjutan sebaikanya melihat secara terus menerus kepadatan flok serta menganalisa apa penyebab ikan mengalami nafsu makan menurun, sehingga akan mendapatkan hasil pertumbuhan yang optimal.
Cite
CITATION STYLE
Saridu, S. A., Leilani, A., Renitasari, D. P., Syharir, M., & Karmila, K. (2023). Pembesaran Ikan Nila (Oreochromis niloticus) dengan Sistem Bioflok. JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP), 3(2), 90. https://doi.org/10.35726/jvip.v3i2.6559
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.