Abstract
Untuk membangun gedung yang memenuhi syarat keandalan, kenyamanan, ekonomis, dan sesuai umur rencana diperlukan seorang ahli bangunan gedung yang mempunyai kompetensi dalam merancang, melaksanakan, dan mengawasi struktur bangunan gedung yang dibangun. maka penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui elemen dan urian kompetensi kerja ahli teknik bangunan gedung yang ada pada SKKNI Nomor 192 Tahun 2016 sebagai indikator uraian jabatan dan penguasaan disiplin keilmuan dan pengetahuan serta keterampilan pada situasi pekerjaan Teknik Bangunan Gedung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain penelitian analisis isi dengan menganalisis elemen kompetensi pada SKKNI Ahli teknik bangunan gedung. Dari hasil penelitian tujuan utama muatan kompetensi ahli teknik bangunan gedung adalah kemampuan untuk membangun gedung yang memenuhi syarat keandalan, kenyamanan, ekonomis, dan sesuai umur rencana diperlukan seorang ahli bangunan gedung yang mempunyai kompetensi dalam merancang, melaksanakan, dan mengawasi struktur bangunan gedung yang dibangun. Setelah dilakukan identifikasi struktur unit kompetensi yang terdapat pada SKKNI Ahli Teknik Bangunan Gedung diketahui 28 (dua puluh delapan) judul unit kompetensi.
Cite
CITATION STYLE
Rahman, M. H., Romadhani, N. F., & Anas Arfandi. (2023). IDENTIFIKASI STANDAR KOMPETENSI AHLI TEKNIK BANGUNAN DI INDONESIA. Menara: Jurnal Teknik Sipil, 18(2), 152–158. https://doi.org/10.21009/jmenara.v18i2.35620
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.