ANTARA DISIPLIN ATAU PENGGEMBALAAN: REKONSTRUKSI AJARAN DISIPLIN GEREJAWI PADA GEREJA TORAJA BERDASARKAN REINTERPRETASI TERHADAP TEKS MATIUS 18:15-17

  • Pasulu A
N/ACitations
Citations of this article
26Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Artikel ini membangun sebuah model baru teologi disiplin gereja yang didasarkan pada penafsiran ulang atas Matius 18: 15-17. Dalam artikel ini, saya menyimpulkan bahwa sudut pandang dan tindakan yang paling tepat untuk orang berdosa di gereja berdasarkan pada teks Matius 18: 15-17 bukanlah disiplin tetapi untuk memberikan perhatian khusus secara intensif, yaitu penggembalaan khusus. Penggembalaan adalah cerminan kasih Allah bagi dunia yang tidak terbatas dan tak terhingga. Pengampunan harus diberikan terus menerus untuk orang lain karena manusia terbatas dan tidak ada potensi untuk kesempurnaan dan kesucian dalam hidup mereka. Kesempurnaan dan kesucian hidup manusia hanya akan datang di hari-hari terakhir.

Cite

CITATION STYLE

APA

Pasulu, A. (2020). ANTARA DISIPLIN ATAU PENGGEMBALAAN: REKONSTRUKSI AJARAN DISIPLIN GEREJAWI PADA GEREJA TORAJA BERDASARKAN REINTERPRETASI TERHADAP TEKS MATIUS 18:15-17. Jurnal Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi, Pendidikan Agama Kristen Dan Musik Gereja, 4(1), 62–76. https://doi.org/10.37368/ja.v4i1.122

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free