Manajemen pembelajaran dalam peningkatan mutu madrasah diniyah

  • Armaluddin U
N/ACitations
Citations of this article
102Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena  menarik pada peneyelenggaraan Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) di Kabupaten Sukabumi. Perhatian pemerintah daerah yang sangat kuat terhadap pendididkan keagamaan di Kabupaten Sukabumi, minimnya  kondisi sarana prasarana MDTA, pengelolaan pembelajaran yang belum optimal di MDTA, terbatasnya sumber dana kegiatan, serta struktur kurikulum MDTA yang belum dipahami secara utuh, menjadi  menjadi fokus permasalahan  dalam  penelitian ini. Penelitian ini menyajikan hasil penelitian tentang Manajemen Pembelajaran Dalam Peningkatan Mutu Lulusan Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah Di Kabupaten Sukabumi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif yang dilakukan pada MDTA di 3 (tiga) Kecamatan, yaitu Kecamatan, Cicantayan, Caringin dan Cisaat. Teknik pengumpulan data mengkombinasikan observasi lapangan, wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Analisa data secara induktif menghasilkan beberapa kesimpulan sebagai berikut: secara umu manajemen Pembelajaran dalam Peningkatan Mutu Lulusan Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) di kecamatan Cicantayan, Caringin dan Cisaat Kabupaten Sukabumi bekum berjalan  secara optimal. Secara khusus, pertama Produk kebijakan Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam penyelenggaraan pendidikan di MDTA telah berhasil diterapkan meskipun dalam  realisasi anggaran bantuan operasioanl dan pola pembinaan  serta  pengawasan masih belum optimal. Kedua, capaian hasil pelaksanaan pembelajaran di MDTA selama ini telah cukup memenuhi standar kelulusan siswa, namun dalam pelakasanaan kegiatan pembelajaran masih belum memenuhi standar proses pembelajaran. Ketiga, beberpa faktor penghambat yang dihadapi berupa terbatsanya  anggaran,  lemahnya pemahaman dalam metodologi serta mindset guru dalam pembelajaran, tidak memadainya fasilitas pembelajaran, serta belum adanya standar kurikulum madrasah diniyah secara nasional. Keempat, tuntutan kedepan berupa dukungan masyarakat terhadap perkembangan MDTA  yang berwawasan modern dan inovatif,  terbentuknya forum musyawarah guru diniyah serta pelatihan profesional guru-guru. Kelima, beberapa upaya perbaikan yang telah dilakukan berupa penyelenggaraan akreditasi MDTA dan penguatan Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT). Dan keenam berupa dampak yang diapatkan dari penyelenggaraan pendidikan pada MDTA berupa terbentuknya lingkungan masyarakat yang religius, menahan laju  dekadensi moral generasi muda serta memunculkan tokoh tokoh agamawan di wilayah Kecamatan Cicantayan, Caringin dan Cisaat. Penelitian ini juga menawarkan sebuah model hipotetik penerapan manajemen pembelajaran pada MDTA.

Cite

CITATION STYLE

APA

Armaluddin, U. (2022). Manajemen pembelajaran dalam peningkatan mutu madrasah diniyah. Sharia: Jurnal Kajian Islam, 1(1), 27–36. https://doi.org/10.59757/sharia.v1i1.3

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free