Abstract
Tujuan penelitian – Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara siklus hidup perusahaan dan kendala keuangan.Desain/Metodologi/Pendekatan – Penelitian ini menggunakan sensitivitas arus kas investasi untuk mengukur kendala keuangan, dimana untuk setiap penambahan $1 arus kas, perusahaan dapat mengalokasikannya ke dalam enam channel: 1) Meningkatkan kepemilikan kas perusahaan (), 2) Berinvestasi pada working capital perusahaan (), 3) Berinvestasi pada aset tetap ( 4) Melunasi hutang perusahaan (, 5) Membeli kembali saham (, dan 6) Mendistribusikan dividen kepada pemegang saham (.Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan pada tahap jatuh tempo cenderung memiliki sensitivitas arus kas investasi yang lebih tinggi sehingga dapat disimpulkan bahwa sensitivitas arus kas-investasi bukan merupakan indikator yang tepat untuk menentukan kendala keuangan.Keterbatasan penelitian – Penelitian ini menggunakan 538 perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2007 hingga 2008Originality/value – Dalam penelitian ini sensitivitas arus kas-investasi digunakan sebagai indikator untuk mengukur kendala keuangan. Keywords : Kendala keuangan, siklus hidup perusahaan, sensitivitas arus kas-investasi
Cite
CITATION STYLE
Ongkarina, F., Pingky, P., Natalia, V. E., & Juliana, R. (2020). Siklus Hidup Perusahaan dan Kendala Keuangan. JURNAL MANAJEMEN DAN BISNIS SRIWIJAYA, 17(4), 219–232. https://doi.org/10.29259/jmbs.v17i4.11222
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.