Pemberdayaan Santri Al Inayah dalam Pengembangan Kopontren dari Hasil Pendampingan OPOP (One Pesantren One Product) dengan Pemanfaatan Ikan Lele menjadi Abon

  • Edahwati L
  • Sutiyono S
  • Anggriawan R
N/ACitations
Citations of this article
29Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pondok Pesantren Al-Inayah Purwosari Pasuruan memiliki Kopontren Al-Inayah yang telah berbadan hukum dengan sistim OPOP (One Pesantren One Product) yang artinya dalam kopontren ini harus ada usaha unggulan yang perlu dikembangkan. Salah satu unit usaha yang dimiliki Kopontren Al-Inayah adalah minimarket. Melalui kopontren inilah produk unggulan pesantren dapat tercipta dan menjadi badan usaha sekaligus sarana kemandirian lembaga pesantren. Kopontren merupakan jalan untuk membangkitan kemandirian ekonomi pesantren dan gairah kewirausahaan santri di Jawa Timur. Produk unggulan kopontren Al-Inayah nugget lele dan bakso lele dimana ikan lele tersebut adalah hasil budidaya dari pondok pesantren itu sendiri. Produk unggulan ini dibuat dikarenakan pada saat panen, ikan lele yang dijual dalam bentuk ikan segar selalu mengalami kerugian karena daging ikan lele mudah rusak. Oleh karena itu ikan lele yang dihasilkan tidak dijual secara langsung namun diolah menjadi sebuah produk yang siap edar dengan kemasan apik. Untuk menambah produk unggulan dari kopontren Al-Inayah ini dengan membuat olahan daging ikan lele menjadi abon. Abon merupakan salah satu produk olahan yang awet dan dapat disimpan dalam waktu lama.

Cite

CITATION STYLE

APA

Edahwati, L., Sutiyono, S., & Anggriawan, R. R. (2021). Pemberdayaan Santri Al Inayah dalam Pengembangan Kopontren dari Hasil Pendampingan OPOP (One Pesantren One Product) dengan Pemanfaatan Ikan Lele menjadi Abon. Abdi-Mesin Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Mesin, 1(1), 1–6. https://doi.org/10.33005/abdi-mesin.v1i1.11

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free