Abstract
Abstrak Jahe (Zingiber officinale Rosc) berkhasiat sebagai rempah masakan dan obat tradisional. Jahe ditanam dan diproduksi di Provinsi Lampung sebanyak 2351 ton dan khususnya Kabupaten Way Kanan diproduksi jahe sebanyak 234 ton pada tahun 2021. Produksi jahe yang banyak ini merupakan peluang bagi warga untuk mengolah jahe menjadi makanan ringan yang sehat seperti keripik jahe. Melihat peluang dan potensi ini, mahasiswa KKN Institut Teknologi Sumatera (ITERA) melakukan pelatihan pembuatan keripik jahe tersebut dimana pelatihan ini merupakan pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Pelatihan pembuatan keripik jahe ditujukan kepada ibu-ibu PKK di Desa Gunung Sari Kecamatan Rebang Tangkas Kabupaten Way Kanan. Melalui pelatihan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman warga tentang khasiat, manfaat, pengolahan dan pembuatan keripik jahe. Keripik jahe ini merupakan makanan ringan yang sehat dan sangat cocok dikonsumsi pada saat pandemi Covid-19. Hal ini dibuktikan dari hasil evaluasi yang meningkat signifikan setelah pelatihan pengolahan keripik jahe ini. Kata Kunci : jahe, rempah, keripik, pengabdian masyarakat
Cite
CITATION STYLE
Achmad, F., Ahmad, A., Bindar, M. A. M., Pratama Yudha, R., Suhartono, S., & Suharto, S. (2022). Pelatihan Pembuatan Keripik Jahe untuk Warga Desa Gunung Sari Way Kanan Lampung. Jurnal Ilmiah Pangabdhi, 8(2), 70–74. https://doi.org/10.21107/pangabdhi.v8i2.15755
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.